Langsung ke konten utama

Postingan

Nabi Muhammad SAW (570-632) Pemimpin Agung

Beliau adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdul Manaf bin Qushayy bin Kilab bin Murrah bin Ka'ab bin Luaiy bin Ghalib bin Fihir bin Malik bin Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma'ad bin Adnan bin 'Addi' bin 'Addad bin Hamyasa bin Salaman bin Binta bin Sahail bin Jamal bin Haidar bin Nabi Ismail as bin Nabi Ibrahim as. Beliau memiliki 201 nama nama suci. Setiap muslim wajib meyakininya sebagai nabi terakhir yang diutus untuk seluruh umat manusia. Beliau lahir di kota Makkah pada 12 Rabiul Awal tahun Gajah, tahun di mana Allah menunjukkan rahmatnya kepada bangsa Arab dengan diselamatkannya  Ka'bah dari serbuan tentara bergajah yang dipimpin oleh Abrahah. Pada hari ketujuh kelahirannya Abdul Muttalib menyembelih unta dan mengundang makan orang Quraisy. Kakeknya memberi nama Muhammad dengan alasan "kuinginkan dia menjadi orang yang terpuji, bagi Tuhan di langit dan makhlukNya ...

Nabi Isa as Sang Guru Agung

Beliau adalah Isa bin Maryam binti Imran, satu satunya nabi yang lahir dari rahim seorang wanita yang tidak berayah. Orang orang Nashara menjadikan Isa sebagai nabi mereka, di antara mereka (sebagian besar) menganggap bahwa Isa adalah Tuhan mereka. Al Quran, Injil, Taurat dan Zabur tidak banyak menceritakan kisah beliau di waktu kecil. Allah memberikan mukjizat kepadanya berupa kemampuan untuk menyembuhkan orang sakit, menghidupkan orang mati, juga mengetahui apa yang disimpan manusia di rumah mereka. Di waktu bayi beliau mampu berbicara dan memberikan kesaksian kepada manusia bahwa dirinya kelak akan menjadi nabi. Di akhir masa dakwahnya, orang orang Yahudi sangat membenci Isa, sehingga mereka bersekongkol untuk membunuh Isa. Dengan izin Allah mereka tidak membunuh Isa. Allah mengangkatnya ke langit. Kaum muslimin meyakini dengan sebenar benarnya bahwa Nabi Isa as akan turun lagi ke bumi. Beliau akan membunuh babi memerangi Dajjal bersama Imam Mahdi dan menghancurkan salib...

Nabi Zakaria as (100 SM-20 SM) dan Nabi Yahya as atau Johanes Pembaptis (1 M-20 M)

Zakariya bin Ladun bin Muslim bin Shaduq bin Hasyban bin Daud bin Sulaiman bin Nahur bin Syalum bin Bahfasyath bin Inamin bin Ruhaiam bin Sulaiman bin Daud. Zakaria hidup di masa Raja Herodes. Saat itu Herodes memaksakan kehendaknya untuk menikahi anak tirinya sendiri. Keengganan nabi Zakaria dan Yahya untuk merestui perkawinan itu membuat Herodes berang. Ia memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Yahya dan Zakaria. Akhir dari semua itu adalah terbunuhnya Yahya dan Zakaria dan nabi nabi bani Israil lainnya konon jumlahnya mencapai 70.000 nabi yang dibunuh. Beliau adalah nabi Bani Israil yang hingga usia senja belum dikaruniai keturunan. Beliau khawatir jika risalah Allah ini tidak ada yang melanjutkan. Zakariya berdoa agar diberi keturunan (mawali) yang akan menjadi pewaris baginya. Pewaris di sini adalah pewaris kesalehan dan kebajikan bukan pewaris harta atau kekayaan karena para nabi tidak mewariskan kekayaan (hadis). Zakaria adalah seorang tukang kayu yang bekerja mencari...

Nabi Uzair as Penghafal dan Penulis Taurat

Nabi 'Uzair (Ezra) bin Jarwah yang hidup antara Sulaiman dan Zakariya, ada yang menyebutnya Ibn Souriqe bin Adya bin Ayyub bin Darzna bin Adi bin Taqi bin Asbu bin Phinehas bin Eleazar bin Harun. Ada yang mengatakan Allah mematikannya 100 tahun dan kemudian dibangkitkan. Kisah ini di ceritakan dalam Al Quran : Atau apakah (kamu tidak memperhatikan) orang yang melalui suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atapnya. Dia berkata: "Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur?" Maka Allah mematikan orang itu seratus tahun, kemudian menghidupkannya  kembali. Allah bertanya: "Berapakah lamanya kamu tinggal di sini?" Ia menjawab: "Saya tinggal di sini sehari atau setengah hari". Allah berfirman: "Sebenarnya kamu telah tinggal di sini seratus tahun lamanya; lihatlah kepada makanan dan minumanmu yang belum lagi beubah; dan lihatlah kepada keledai kamu (yang telah menjadi tulang belulang); Kami akan menjadikan kamu tanda...

Nabi Daniel as Penjinak Singa

Sejak saat Nebuchadnezzar menghancurkan Baitulmakdis, bani Israil tercerai berai ke seluruh penjuru bumi. Ada yang menetap di Hijaz, ada pula yang ke Mesir. Nebuchadnezzar menulis surat pada raja Mesir untuk memulangkan mereka tapi raja Mesir menolak. Ia pun menyerbu Mesir dan menawan anak anak dan kekuarga raja. Ia pun pergi ke Maroko dan Laut Atlantik. Ia menawan banyak penduduk Maroko Mesir Syria Palestina dan Jordan. Salah satu yang ditawan adalah Daniel bin Hezekiel. Daniel adalah anak bungsu Hezekiel. Nebuchadnezzar raja Babylonia atau orang Arab menyebutnya Bukhtanasar menangkap dua singa dan memasukkan ke dalam lubang . Lalu ia memasukkan Nabi Daniel bin Hezekiel as ke dalam lubang yang berisi dua singa lapar itu. Tetapi kedua singa itu tidak menerkamnya. Ia diam dalam lubang sejenak waktu dan ia pun merasa lapar. Allah memberi wahyu kepada Nabi Jeremiah as di Syria : "Sediakan makanan dan minuman untuk Daniel." Jeremiah berkata, "Tuhanku ! Aku di Syria dan Dan...

Nabi Jeremiah dan Raja Nebuchadnezzar

Saat Yahya (John) putra Zakariya terbunuh, Jeremiah bin Hilkiah berdiri dekat darah yang menyembur di Damaskus dan berkata, "wahai darah ! Engkau membuat manusia diuji, sekarang berhentilah mengalir." Kemudian darah itu berhenti mengering dan melenyap. Jeremiah bertanya, "Wahai Tuhan ! Manakah hamba yang lebih Kau cintai?". Allah berfirman, "Orang yang paling banyak mengingat Ku. Orang yang sibuk mengenang Ku daripada yang lain. Orang yang tidak takut mati tapi juga tak ingin hidup selamanya. Mereka yang jika kemewahan datang ia memandang rendah dan jika kemewahan pergi ia merasa senang. Kepada mereka curahan cinta Ku dan berkah Ku melebihi keinginan mereka." Saat kemungkaran dan dosa merambah di kalangan bani Israil Allah mengutus nabi untuk mereka yang bernama Jeremiah yang menyampaikan firman Allah : "Mereka keras kepala dan ndableg. Aku mengasihi mereka hanya karena orang tua mereka. Tanyakan pada mereka kebahagiaan apa yang mereka pe...

Nabi Isaiah as dan Raja Hezekiah

Shi'ya atau Isaiah bin Amoz adalah nabi dari kalangan Bani Israil sebelum Zakariya dan Yahya. Isaiah adalah nabi yang meramalkan akan datangnya Nabi Isa as dan Nabi Muhammad saw. Pada waktu itu raja Israil yang berkuasa adalah Hezekiah yang patuh dan mendengar nasihat ataupun perintah nabi Isaiah. Saat itu terjadi gonjang ganjing. Raja menderita infeksi pada kakinya sementara raja Babylonia yang bernama Sennacherib sedang bergerak menuju Baitulmakdis (Jerusalem) dengan 600.000 tentaranya. Rakyat Israil panik dan ketakutan. Isaiah mendapat wahyu supaya raja Hezekiah turun tahta. Raja pun menghadapkan wajahnya pada Allah, salat, memuji Nya dan menangis. Allah menerima ibadahnya dan menambah umur raja 15 tahun dan akan menolongnya dari agresi Sennacherib. Mendengar berita gembira dari nabi Isaiah tersebut raja pun langsung sembuh dan bersujud seraya bersyukur kepada Allah SWT. Allah mengirim kematian pada bala tentara Sennacherib dan mereka semua mati kecuali Sennacherib da...