Langsung ke konten utama

Postingan

Sheikh Mohammad Abdouh Pemikir Islam Modernis

Panglima Pan-Islamisme yang sinarnya berkilauan adalah Sheikh Mohammad Abdouh, Rektor Universitas Al Azhar dan Seyid Djamaluddin El Afghani (Sukarno, 2015:8). Siapa dan apa Seyid Djamalluddin El Afghani sudah saya sampaikan kemarin, kini giliran Sheikh Mohammad Abdouh. Berikut ini kisah singkatnya menurut Prof. Dr. Ahmad Tafsir dari UIN SGD dan para penulis Barat. Sheikh Mohammad Abdouh (1849-1905). Abdouh lahir di Mesir. Awalnya ia disuruh belajar membaca dan menulis agar dapat membaca dan menghafal Al-Qur'an. Dalam waktu dua tahun ia dapat menghafal Al-Qur'an. Abdouh juga disuruh orangtuanya mempelajari bahasa Arab. Lagi-lagi ia disuruh menghafal. Karena tidak puas dengan metode menghafal di luar kepala itu, Abdouh lari meninggalkan pelajarannya di Tanta. Karena ia yakin belajar tidak betmanfaat baginya, maka ia berniat menjadi petani. Pada tahun 1865, saat berusia 16 tahun, ia menikah. Niatnya menjadi petani tidak dapat diteruskan karena ia dipaksa orangtuanya kembali ke...

Djamaluddin El-Afghani

Seyid Djamaluddin El-Afghani (1839-1897). Dalam risalahnya yang berjudul Nasionalisme - Islamisme-Marxi sme yang dimuat pada majalah Suluh Indonesia Muda tahun 1926, Bung Karno menilai Seyid Djamaluddin El Afghani lebih radikal dari Sheikh Mohammad Abdouh (Sukarno, Di Bawah Bendera Revolusi Jilid I, 2005:8). Siapakah Djamaluddin El Afghani ? Berikut ini kisah singkatnya. (Bahan untuk tulisan ini sebagian saya dapat dari tulisan guru saya saat belajar filsafat pada Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia. Beliau adalah Prof. Dr. H. Ahmad Tafsir dari Universitas Islam Negri Sunan Gunung Djati Bandung. Artikel beliau berjudul Pemikiran Islam Di Zaman Modern yang termuat pada Ensiklopedi Tematis Dunia Islam Vol. 4 Berjudul Pemikiran dan Peradaban. Setelah saya banding-banding kan tulisan Prof. Tafsir ini adalah yang paling lengkap yang bisa saya dapatkan. Sebagai pembanding adalah pandangan pakar ke-Islaman dari Barat). Seyid Djamaluddin El Afghani (ejaan ini tetap saya gunak...

Islam Adalah ...

Selain tentang kebajikan, Islamisme dapat pula meliputi ideologi atau ajaran tentang hal ikhwal kenegaraan dan kemasyarakatan.  Atas dasar ini muncul istilah Pan-Islamisme yaitu suatu usaha untuk meningkatkan persatuan atau solidaritas di antara negara-negara yang berideologi Islam atau menjadikan ajaran-ajaran Islam sebagai acuannya (Sudibjo, 2004:256). Karena baik Islamisme (ideologi) maupun Pan-Islamisme (persaudaraan) mendasarkan diri pada Islam, perlulah kiranya kita memahami selayang-pandan g apakah yang dimaksud dengan Islam itu. Berikut sebuah wawasan tentang Islam dari Djohan Effendi dalam Ensiklopedi NasionaI Indonesia : Islam secara umum dipahami sebagai agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw karena itu beberapa penulis barat menyebutnya Mohammadanism. Perkataan Islam berasal dari kata silm yang berarti damai. Karena itu Islam mengandung makna masuk ke dalam suasan atau keadaan damai dalam kehidupan individual maupun sosial. Sebagai agama, Islam mengajarkan nilai-...

Nabi Muhammad SAW (570-632) Pemimpin Agung

Beliau adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdul Manaf bin Qushayy bin Kilab bin Murrah bin Ka'ab bin Luaiy bin Ghalib bin Fihir bin Malik bin Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma'ad bin Adnan bin 'Addi' bin 'Addad bin Hamyasa bin Salaman bin Binta bin Sahail bin Jamal bin Haidar bin Nabi Ismail as bin Nabi Ibrahim as. Beliau memiliki 201 nama nama suci. Setiap muslim wajib meyakininya sebagai nabi terakhir yang diutus untuk seluruh umat manusia. Beliau lahir di kota Makkah pada 12 Rabiul Awal tahun Gajah, tahun di mana Allah menunjukkan rahmatnya kepada bangsa Arab dengan diselamatkannya  Ka'bah dari serbuan tentara bergajah yang dipimpin oleh Abrahah. Pada hari ketujuh kelahirannya Abdul Muttalib menyembelih unta dan mengundang makan orang Quraisy. Kakeknya memberi nama Muhammad dengan alasan "kuinginkan dia menjadi orang yang terpuji, bagi Tuhan di langit dan makhlukNya ...

Nabi Isa as Sang Guru Agung

Beliau adalah Isa bin Maryam binti Imran, satu satunya nabi yang lahir dari rahim seorang wanita yang tidak berayah. Orang orang Nashara menjadikan Isa sebagai nabi mereka, di antara mereka (sebagian besar) menganggap bahwa Isa adalah Tuhan mereka. Al Quran, Injil, Taurat dan Zabur tidak banyak menceritakan kisah beliau di waktu kecil. Allah memberikan mukjizat kepadanya berupa kemampuan untuk menyembuhkan orang sakit, menghidupkan orang mati, juga mengetahui apa yang disimpan manusia di rumah mereka. Di waktu bayi beliau mampu berbicara dan memberikan kesaksian kepada manusia bahwa dirinya kelak akan menjadi nabi. Di akhir masa dakwahnya, orang orang Yahudi sangat membenci Isa, sehingga mereka bersekongkol untuk membunuh Isa. Dengan izin Allah mereka tidak membunuh Isa. Allah mengangkatnya ke langit. Kaum muslimin meyakini dengan sebenar benarnya bahwa Nabi Isa as akan turun lagi ke bumi. Beliau akan membunuh babi memerangi Dajjal bersama Imam Mahdi dan menghancurkan salib...

Nabi Zakaria as (100 SM-20 SM) dan Nabi Yahya as atau Johanes Pembaptis (1 M-20 M)

Zakariya bin Ladun bin Muslim bin Shaduq bin Hasyban bin Daud bin Sulaiman bin Nahur bin Syalum bin Bahfasyath bin Inamin bin Ruhaiam bin Sulaiman bin Daud. Zakaria hidup di masa Raja Herodes. Saat itu Herodes memaksakan kehendaknya untuk menikahi anak tirinya sendiri. Keengganan nabi Zakaria dan Yahya untuk merestui perkawinan itu membuat Herodes berang. Ia memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Yahya dan Zakaria. Akhir dari semua itu adalah terbunuhnya Yahya dan Zakaria dan nabi nabi bani Israil lainnya konon jumlahnya mencapai 70.000 nabi yang dibunuh. Beliau adalah nabi Bani Israil yang hingga usia senja belum dikaruniai keturunan. Beliau khawatir jika risalah Allah ini tidak ada yang melanjutkan. Zakariya berdoa agar diberi keturunan (mawali) yang akan menjadi pewaris baginya. Pewaris di sini adalah pewaris kesalehan dan kebajikan bukan pewaris harta atau kekayaan karena para nabi tidak mewariskan kekayaan (hadis). Zakaria adalah seorang tukang kayu yang bekerja mencari...

Nabi Uzair as Penghafal dan Penulis Taurat

Nabi 'Uzair (Ezra) bin Jarwah yang hidup antara Sulaiman dan Zakariya, ada yang menyebutnya Ibn Souriqe bin Adya bin Ayyub bin Darzna bin Adi bin Taqi bin Asbu bin Phinehas bin Eleazar bin Harun. Ada yang mengatakan Allah mematikannya 100 tahun dan kemudian dibangkitkan. Kisah ini di ceritakan dalam Al Quran : Atau apakah (kamu tidak memperhatikan) orang yang melalui suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atapnya. Dia berkata: "Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur?" Maka Allah mematikan orang itu seratus tahun, kemudian menghidupkannya  kembali. Allah bertanya: "Berapakah lamanya kamu tinggal di sini?" Ia menjawab: "Saya tinggal di sini sehari atau setengah hari". Allah berfirman: "Sebenarnya kamu telah tinggal di sini seratus tahun lamanya; lihatlah kepada makanan dan minumanmu yang belum lagi beubah; dan lihatlah kepada keledai kamu (yang telah menjadi tulang belulang); Kami akan menjadikan kamu tanda...